Sunday, 17 November 2013

Izinkan Aku

 Aku pernah bertanya pada Tuhan.
Meski aku tau Tuhan tak akan pernah menjawab langsung untukku..
Tapi, aku akan terus mencari tau tentang diriku sendiri
Mengapa aku hidup?
Mengapa aku terlahir sebagai Arum?
Kenapa bukan sebagai Dewi
Anak orang kaya
Cantik
Pintar
Dan segalanya…
Haruskah sebagai Arum?!
Tak adakah pilihan lain yang lebih layak??
Mengapa aku tinggal dan terlahir dalam jiwa yang seperti ini…..?!!
Seandainya saja aku bisa memilih…
Dan ternyata…

Mungkin memang benar, aku tak bisa memilih dari siapa aku lahir, atau takdir  tentang apapun itu yang telah digariskan oleh Allah SWT. Tapi, bukankah aku bisa merubah nasip? Menentukan bagaimana masa depanku, pendidikan yang aku jalani, serta karier yang ku rintis?! Terkadang aku merasa berdosa karena telah banyak menyalahkan Tuhan akan nasip yang ditakdirkan dan mungkin juga aku terlalu pengecut untuk menyalahkan diriku sendiri.
Seharusnya aku seperti ini, seharusnya aku seperti itu, dan sebagainya. Tapi aku terlalu banyak berfikir dan lupa mengerjakan apa yang seharusnya aku lakukan. Apakah aku termasuk orang yang terlalu memuntut hak daripada kewajiban?! Entahlah..
Tuhan, tolong ajari aku bersyukur atas segala nikmat yang telah engkau berikan. Katakan dan bimbing aku menuju jalan yang Engkau ridhoi. Berikan aku yang terbaik bukan karena aku membutuhkan.
Trimakasih Tuhan, karna telah  menghadirkan aku dalam kluarga ini. Aku  sangat beruntung memiliki keluarga ini. Meski kedua orang tuaku tidak kaya, tapi mereka mengajariku tentang segala hal dan mereka juga yang mengenalkanku pada-MU. Ilmu yang mungkin suatu saat akan berguna untuk mengantarkanku pada kekayaan dan semoga Engkau dapat mengabulkan apa yang aku inginkan.

pernikahan kakakku yang pertama,   aku masih 1 SMP, tahun 2006

Tuhan,
Izinkan aku membahagiakan mereka..
Membahagiakan orang yang ku sayangi..
Membahagiakan mereka yang telah mengenalkanku pada kebesaran-Mu..
Orang yang mengajarkanku arti cinta yang hakiki..
Tentang arti sebuah kehidupan..
Meski terkadang pahit, tapi aku percaya Engkau Tuhan yang Maha Bijaksana dan tak akan member cobaan melebihi batas kemampuan umatnya..

No comments:

Post a comment

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar dengan kata-kata yang baik ^_^